Warga Soloraya Antusias Donasi untuk Korban Bencana melalui SOLOPEDULI

Warga Soloraya Antusias Donasi untuk Korban Bencana melalui SOLOPEDULI
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Widya Dharma (BEM Unwidha) Klaten, Rizal, menyerahkan Rp23.957.948 dan sembako melalui SOLOPEDULI.

SOLO, HADILA – Warga masyarakat di wilayah Soloraya masih antusias menyalurkan donasi untuk korban bencana alam nasional di Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah lainnya. Beberapa elemen masyarakat seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Widya Dharma (BEM Unwidha) Klaten, misalnya menyerahkan Rp23.957.948 dan sembako melalui SOLOPEDULI.

Selain mahasiswa Uniwidha, para siswa SMK N 1 Jatiroto, Wonogiri juga menyerahkan dana Rp6.535.000. Komunitas Anak Desa Tanam (Andenta) Wonogiri, juga menyalurkan donasi uang tunai Rp1.700.000 dan 14 dus baju layak pakai. Bahkan Kelompok Ibu-ibu di Girimarto, Wonogiri juga menyumbangkan dana Rp3.500.000 untuk korban bancana alam tersebut.

Dari Karanganyar, perwakilan Griya Phyllanthi dan peduli Dhuafa juga menyerahkan bantuan donasi uang tunai sejumlah Rp4.952.000 serta beberapa logistik dan baju pantas pakai melalui SOLOPEDULI Cabang Karanganyar di Jl Tentara Pelajar, Bolon, Kec Colomadu, Kab Karanganyar.

“Alhamdulillah kepedulain masyarakat Soloraya terhadap saudara saudara kita yang tertimpa musibah cukup tinggi. Sejak bencana terjadai hampir sebulan lalu, para penyumbang terus mengalir ke SOLOPEDULI menyerahkan bantuan yang meraka galang dari masyarakat, ”papar Direktur Utama SOLOPEDULI, Sidik Anshori, Senin (1/2/2021)

Penggalangan itu menurut Sidik muncul atas kesadaran masyarakat sendiri untuk membantu saudara-saudara sebangsa. Presiden BEM Unwidha, Rizal, misalnya saat menyerahkan donasi memaparkan bahwa proses penggalangan dana melibatkan berbagai pihak, mulai dari orang tua mahasiswa, sebagain besar mahasiswa, dan elemen kampus dengan cara publikasi melalui online. “Semoga Partisipasi kami ini bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban korban,” kata Rizal.

Kepala Sekolah SMK N 1 Jatiroto, Drs.Suyono M.Si menyerahkan dana hasil penjualan bibit pohon kepada Niki Laila selaku Kepala Cabang SOLOPEDULI Wonogiri Jumat (29/01) pekan lalu.

Lain lagi dengan Ketua OSIS SMK N 1 Jatiroto, Wonogiri, Fitri Novianto, yang bercerita bahwa untuk mengumpulkan donasi ini menjual 2.000 bibit pohon dan sarung bantal karya siswa SMK 1 Jatiroto. Hasil keuntungan penjualan langsung disalurkan untuk korban bencana di Sulawesi dan Kalimantan melalui SOLOPEDULI.

“Dari hasil menjual bibit pohon dan menjual sarung bantal terkumpul donasi Rp 6.535.000 yang kami galang selama tiga hari,” papar Fitri saat menyerahkan donasi secara simbolis dilakukan Kepala Sekolah SMK N 1 Jatiroto, Drs.Suyono M.Si kepada Niki Laila selaku Kepala Cabang SOLOPEDULI Wonogiri Jumat (29/01) pekan lalu.

Niki Laila memaparkan donasi untuk bencana nasional masih berdatangan di Kancab SOLOPEDULI Wonogiri baik berujud uang tunai, sembako, atau baju pantas pakai. “Belum lama ini kami juga kedatangan tamu dari komunitas Anak Desa Tanam (Andenta) yang menyerahkan donasi berupa uang tunai Rp1.700.000 dan 14 dus baju layak pakai.”

Bahkan, lanjut Niki Laila, serombongan ibu-ibu yang mengaku Perkumpulan ibu-ibu Girimarto selang beberapa waktu menyerahkan uang tunai Rp3.500.000. “Uang ini kami kumpulkan setiap Jumat ya untuk dana sosial kemanusiaan,” kata Ny Farida, di kediamannya Selokerto, Tambakmerang, Girimarto saat menyerahkan dana tersebut.

Sementara itu dari Boyolali, kelompok Jamaah Haji Nakasah 2011 turut serta mendonasikan sebagain kas mereka untuk dana sosial kemanusiaan. Donasi diserahkan oleh Hj. Anis selaku Bendara Kelompok kepada Iman Kepala KC SOLOPEDULI Boyolali di Banyudono, Boyolali, kediaman Hj Anis berupa uang tunai Rp2.500.000. (*)

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos