• Tinggalkan Gaya Hidup Berutang

    Tinggalkan Gaya Hidup Berutang0

    Oleh Tamim Aziz, Lc., M.P.I. (Direktur Pondok Pesantren Ulin Nuha Slawi – Tegal)   إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ “Sesungguhnya apabila seseorang telah terbebani utang, dia akan berbicara lalu berdusta dan akan berjanji lalu mengingkari.”  Matan hadis ini shahīh. Terdapat dalam Shahīh Al-Bukhāriy, Kitab Al-Adzān, Bab Ad-Du’ā’ Qabla As-Salām: 832 dan Kitab Fī Al-Istiqrādh

    READ MORE
  • Syahid Membela Keluarga, Berikut Penjelasannya

    Syahid Membela Keluarga, Berikut Penjelasannya0

    Oleh Ustaz Tamim Aziz, Lc., M.P.I. (Direktur Pondok Pesantren Ulin Nuha Slawi – Tegal) مَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ “Siapa yang terbunuh ketika membela keluarganya, maka dia mati syahid.” Matan ini merupakan potongan dari hadis shahīh yang terdapat dalam Musnad Ahmad: 1652; Sunan Abī Dāwūd: 4772; Sunan At-Tirmidziy: 1421; dan Sunan An-Nasā’i: 4095. Potongan matan

    READ MORE
  • Siapakah Wanita Idaman?

    Siapakah Wanita Idaman?0

    Oleh: Tamim Aziz, Lc., M.P.I. (Direktur Pondok Pesantren Ulin Nuha, Slawi – Tegal)  الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ “Yang menyenangkan suami jika dia melihatnya; menaati suami jika dia memerintahnya; dan tidak menyelisihi suami, dalam diri dan hartanya, dengan apa yang dibenci olehnya.”  Matan hadis ini terdapat dalam Sunan

    READ MORE
  • Apa Keutamaan Bercocok Tanam Menurut Islam? Berikut Uraiannya

    Apa Keutamaan Bercocok Tanam Menurut Islam? Berikut Uraiannya0

    Oleh: Ustaz Amin Rois, (Alumni Universitas Al Azhar, Jurusan Tafsir dan Ulumul Qur’an) ا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْساً أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ اَوْ اِنْسَانٌ اَوْ بَهِيْمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ “Tidak lah seorang muslim yang menanam atau berkebun, kemudian ada burung, manusia, atau binatang yang memakan tanaman tersebut, kecuali orang muslim itu

    READ MORE
  • Makna Hadist Menikah Separuh Agama

    Makna Hadist Menikah Separuh Agama0

    إِذَا تَزَوَّجَ الْعَبْدُ فَقَدْ كَمُلَ نِصْفُ الدِّينِ فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ الْبَاقِي Hadila.co.id — “Ketika seorang hamba menikah, sungguh telah genap separuh agamanya. Maka hendaknya dia bertakwa kepada Allah dalam separuh yang tersisa.” Matan hadis tentang menikah separuh agama ini ditulis oleh Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman. Terdapat dalam Bab Tahrim Al-Furuj Wa Ma Yajibu At-Ta’affuf

    READ MORE
  • Amal Ibadah Berkelanjutan

    Amal Ibadah Berkelanjutan0

    يَا عَبْدَ اللَّهِ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ  “Wahai Abdullah, janganlah engkau seperti si Fulan itu, dulu dia bangun malam, kemudian dia meninggalkannya.” Matan hadis ini shahih. Terdapat dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab At-Tahajjud, Bab Ma Yukrahu Min Tarki Qiyam Al-Lail Liman Kana Yaqumuhu: 1152. Terdapat dalam Shahih Muslim (dengan lafal

    READ MORE