Jangan Lupa Nasihat Orang Tua

Jangan Lupa Nasihat Orang Tua

Hadila.co.id “Jangan lupakan kata orang tua”. Kalimat ini sering kali diucapkan pada anak untuk menyegarkan ingatannya mengenai nasihat orang tua, kalimat yang memberi anak semangat dan energi. Kalimat ini akan memotivasi anak untuk terus maju dan juga menjadi pribadi yang lebih baik saat dewasa nanti.

Beberapa nasihat dari orang tua kadang meminta anak untuk mengejar posisi tertentu atau mengarahkan cita-cita mereka ke pekerjaan atau jabatan yang lebih spesifik, seperti “Jadilah Dokter nak.” “Jadilah Insinyur.”, “Jadilah pemimpin saat besar nanti”.

Dilansir Hadila.co.id dari whatisquran.com, Selasa (9/4/2019). Namun tak semua orang tua mengarahkan anaknya secara spesifik, Ada juga saran yang datang secara umum, seperti, “nak, belajar lebih giat, dan jadilah lebih pintar dari orang tuamu.” Dan ini adalah nasihat yang sebagian besar dikatakan oleh orang tua. Karena mereka tidak tahu ke mana harus mengarahkan impian anak-anak mereka. Tetapi dengan rajin belajar, mengejar ilmu di luar negeri, mereka yakin bahwa anak-anak mereka akan lebih baik daripada orang tuanya. Kehidupan anak-anak mereka akan lebih baik daripada kehidupan mereka sendiri.

Spiritualis dalam Bekerja

Anak-anak selalu mengingat nasihat mereka, dan belajar dengan rajin, tidak hanya untuk melampaui pengetahuan orang tuanya, tetapi juga melampaui teman-temannya. Terima kasih, ayah dan bunda, saran kalian selalu menjadi motivasiku.

Sayangnya, ketika anak-anak telah merantau dan menuntut ilmu dan ketika kembali ke desanya, kembali dengan orang tuanya, kenyataan yang dihadapinya tidak akan jauh berbeda. Ketika dia menjelaskan kepada orang tuanya, tentang beberapa kesalahan dalam tradisi masyarakat, dari sudut pandang agama dan ilmiah, apa yang dia dapatkan sebagai balasan adalah penolakan mereka atas penjelasannya.

“Apa yang kamu tahu, kamu hanyalah anak baru yang baru saja kembali, tetapi kamu berani menyalahkan orang tuamu. Ini adalah tradisi kami yang diturunkan dari generasi ke generasi, beraninya kamu, hanya dengan waktu belajarmu, menyalahkan leluhur kita? ”, seperti itulah kira-kira kata orang tua mereka.

Tumbuh Bersama Pasangan

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat