Minal Aidin atau Taqabbalallahu, Mana yang Afdal Diucapkan?

Minal Aidin atau Taqabbalallahu, Mana yang Afdal Diucapkan?

Hadila.co.id Sering kali tersebar broadcast (BC) di berbagai sosial media yg menyalah-nyalahkan ucapan “minal aidin” yg sudah berlaku di Indonesia selama puluhan tahun, bahkan mungkin berabad lamanya. Ini adalah suatu sikap yang berlebihan. Banyak orang juga bingung apakah harus mengucapakan minal aidin atau taqabbalallahu.

Ucapan “Minal Aidin” bukan kesalahan, dan tidak terlarang, sebab tidak ada dalil larangannya. Kita bisa mengucapkan keduannya untuk memberikan selamat kepada saudara muslim kita baik minal aidin atau taqabbalallahu.

Asalnya adalah “ja’alanallah wa iyyakum minal ‘aaidin wal faaizin” semoga Allah menjadikan kami dan anda termasuk orang yang kembali (suci) dan menang/beruntung.

Hukum Membayar Zakat Fitrah dengan Uang Bukan Bahan Pokok

Tidak ada yang salah dalam kalimat minal aidin atau taqabbalallahu. Imam Asy Syafi’iy mengatakan, bahwa perkataan itu jika baik maka itu adalah baik, jika buruk maka itu adalah buruk.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah mengatakan:

Ucapan selamat hari raya itu boleh, dan TIDAK ADA KALIMAT YG KHUSUS, tetapi disesuaikan dengan kebiasan di tengah manusia, selama tidak mengandung dosa.

Batas Jarak Jamak Qashar, Panduan untuk Para Pemudik

Beliau juga berkata tentang bersalam-salaman dan berpelukan saat di hari raya, yang biasa dilakukan manusia:

Semua ini tidak apa-apa, karena manusia tidak menjadikannya sebagai ibadah ritual dan sarana taqarrub ilallah, mereka hanyalah menjadikan itu sebagai kebiasaan saja, pemuliaan dan penghormatan. Maka, selama sebuah kebiasaan tidak ada larangan dalam syariat maka itu diperbolehkan. *(Majmu’ Fatawa Ibni ‘Utsaimin, 16/208-210)

Ada pun ucapan Taqabbalallah minna wa minkum, bukanlah sunnah Rasulullah ﷺ, tapi itu perbuatan atau sunnahnya para sahabat nabi. Di mana Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah tidak memakainya untuk memulai ucapan selamat, artinya Beliau memandang ini bukan sunnah dalam artian hukum sunnah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah mengatakan:

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat