Mengejar Akhirat

Mengejar Akhirat

Hadila.co.id Cara berjalannya sedikit berjingkat, pelan seolah pilih-pilih mendaratkan telapak kakinya. Kaki terangkat, terayun tanpa membentuk sudut di lutut, lalu berhenti untuk beberapa langkah. Mirip seperti berjalannya robot. Aku bergeser memberinya ruang untuk duduk.

“Maaf, habis jatuh Mas?” tanyaku. Ia tersenyum, hati-hati membetulkan posisi kaki.

“Saraf kejepit di tulang belakang, sudah belasan tahun yang lalu ketika bermain bola,” jawabnya lirih. Aku sering mendengar istilah itu. Namun tak pernah membayangkan, efeknya demikian parah. Kakinya nampak mengecil.

“Ini sudah lumayan. Satu tahun saya hanya bisa terbaring. Setelah beberapa terapi, sedikit demi sedikit ada perkembangan,” terangnya.

”Sakit ya mas jika berjalan?” tanyaku kembali.

“Sudah tidak lagi, namun jika kambuh sakit luar biasa. Harus rajin bergerak, agar kaki tak makin mengecil,” balasnya sambil menunjukkan telapak kakinya yang tak lagi rata. Ada bagian yang kempes di tengahnya. Aku tak bisa membayangkan derita yang dialaminya.

“Menjemput putranya?“ Tanyaku mengalihkan tema.

Keistimewaan Hari Jumat dan Peranan Wanita dalam Islam

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat