fbpx

Keajaiban di Tanah Suci

Keajaiban di Tanah Suci

Oleh: Isma Puspa

Mayoritas umat muslim pasti ingin menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Meski beberapa waktu lalu aku belum mendapat kesempatan itu, aku yakin suatu saat entah kapan akan akan meraih kesempatan itu. Pertanyaan yang hadir kemudian, “Pantaskah aku menjadi tamu-Nya kelak? Kapankah?”  Walau sungguh, dalam benakku hal itu masih mimpi. Mimpi yang masih terlalu muluk buatku untuk menjadi nyata.

Hingga pada suatu waktu, tak berselang lama. Aku yang kemarin sangat menyangsikan “mimpi”  itu. Tiba-tiba tersadar, aku telah menyangsikan Allah, aku telah meragukan Allah Swt, dan telah pernah menganggap bahwa keinginanku ke baitullah adalah sesuatu yang muluk-muluk.

Allah mengizinkanku pergi umrah melalui inisiatif dan bantuan kakak-kakak ipar dan orangtuaku.  Tak kuduga akan secepat itu.  Hatiku berdebar. Bahagia, haru, tapi takut. Aku sangat bahagia karena aku tidak sendiri. Ada dua orangtua kandungku bersamaku. Tapi aku takut karena kondisi finansialku. Dan entah kenapa ada rasa ragu terhadap orangtuaku, terutama bapak yang agak sakit-sakitan. Aku merasa bahwa beliau berdua harus kudampingi. Setelahnya baru kusadari bahwa niatku ini berarti belum lurus.

Ibu yang lebih cekatan daripada bapak dan biasanya tangguh mandiri, begitu tiba di Tanah Suci sepertinya malah menimbulkan banyak hal yang sempat membuatku gemas. Aku menangis saat di masjid. Kuluruskan niat bahwa aku umrah untuk beribadah, karena Allah saja. Memang Allah mendatangkan ujian padaku melalui ibu. Aku segera tersadar dan mohon ampun, serta memohon kesehatan untuk ibu. Berikutnya alhamdulillah ibu enerjik seperti biasa. Bahkan berhasil naik ke Jabal Nuur, meski tidak sampai puncak atas saranku mempertimbangkan fisik ibu.

Eni Widiastuti
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat