Inilah Cara Menjaga Kesehatan Ala Rasulullah yang Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan

Inilah Cara Menjaga Kesehatan Ala Rasulullah yang Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan

Hadila.co.id – Rasulullah Saw mengajarkan banyak ilmu kesehatan dan pengobatan. Dari teladan Rasulullah diketahui, umumnya penyakit bersumber dari perut sehingga kita harus menjaga kondisi lambung. Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan ala Rasulullah yang dapat diterapkan dalam kehidupan agar senantiasa terpelihara dengan baik.

Isi Lambung Secara Seimbang

menjaga kesehatan ala rasulullah

Sumber: infoyunik.com

Lambung harus diisi seimbang antara makanan, air, dan udara. Satu saja tidak seimbang, pasti akan menimbulkan masalah hingga terserang penyakit. Makanan jatahnya hanya sepertiga dari ruang lambung, sesuai kaidah Rasulullah.

Menjaga Keseimbangan Jenis Makanan

Rasulullah dalam menjaga kesehatan juga dengan menjaga makanannya. Tidak pernah Rasul memakan makanan dengan menggabungkan karbohidrat dan protein hewani. Rasul juga berdiet dengan tidak pernah makan bersamaan daging dan susu. Jika Rasul memakan daging maka tidak minum susu begitu juga sebaliknya.

Konsumsi Madu dan Habatussaudah

menjaga kesehatan ala rasulullah

Sumber: ummi-online.com

Selain itu, Rasul juga mengajarkan konsumsi madu untuk mengobati diare. Selain madu, obat yang digunakan Rasul adalah habatussaudah. Habatussaudah merupakan lada hitam yang rasanya pahit untuk mengobati segala jenis penyakit yang saat ini telah kembali populer.

Konsumsi Tepung Talbinah

Tepung talbinah juga menjadi salah satu obat pada zaman Rasulullah. Tepung yang kembali populer ini berwarna merah keunguan dan sering dibuat bubur.

Dikutip dari republika.co.id, Istri Rasulullah, Siti Aisyah, selalu memasak tepung tersebut, terutama saat ada kematian yang terjadi di rumahnya. Tepung talbinah dapat mengobati penyakit liver dan membantu dalam mengurangi kesedihan. Saat ini, tepung itu masih dapat ditemukan di Afrika.

Menyampur Makanan dengan Garam Mentah

Terkait bumbu makanan, Rasulullah menyunahkan menyediakan garam mentah pendamping makanan. Karena, garam yang dicampurkan dalam makanan yang dimasak kandungan yodiumnya akan hilang.

Tidak Menahan Buang Air Kecil

Rasulullah melarang umat untuk menahan buang air kecil karena dapat menganggu kinerja ginjal. Untuk itu, aturan terminal buang air kecil sebenarnya telah dibuat.

Melakukan Bekam

Ada pengobatan yang disunahkan saat telah terkena penyakit. Berbekam merupakan teknik pengobatan dengan menyedot darah beku untuk melancarkan aliran darah.

Teknik bekam ini sebenarnya telah ada sejak zaman Nabi Ayub. Dahulu pengobatan dengan menyedot darah beku, yakni dengan sengatan lebah dan hisapan lintah.

Terapi Kai

Satu pengobatan yang kurang populer, dan menurut Rasulullah umatnya tidak menggunakan, yaitu meletakkan sejenak besi panas pada telapak kaki yang disebut kai. Besi panas ini yang disentuhkan pada kaki, dua hingga tiga detik akan terasa dikejutkan untuk memperlancar aliran darah.

Redaksi
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat