fbpx

Gandeng Pondok Pesantren, Polisi Bina Anak Punk

Gandeng Pondok Pesantren, Polisi Bina Anak Punk

BOJONEGORO, HADILA — Kepolisian Resor Bojonegoro menggandeng pondok pesantren di Kecamatan Sugihwaras untuk membina 40 anak punk. Polisi minta mereka dibina dan dibekali dengan pengetahuan agama dan sosial sebelum mengembalikan mereka ke keluarga dan masyarakat.

Kepala Kepolisian Resor Bojonegoro AKBP Ary Fadly, Jumat (21/12/2018), sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, menjelaskan polisi mengamankan 40 anak punk yang sebelumnya hidup menggelandang di jalanan itu dalam operasi “Bina Kusuma” selama Mei 2018.

“Para remaja yang tergabung dalam punk itu rata-rata dari keluarga yang pecah, juga menghadapi masalah keluarga lainnya,” katanya.

Ia mengatakan kepolisian menitipkan anak-anak punk itu ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum di Kecamatan Sugihwaras selama empat bulan supaya bisa belajar agama dan pengetahuan lain.

“Mereka semua betah tinggal di Ponpes, bahkan ingin mempelajari pendidikan agama lebih mendalam. Banyak sekarang yang sudah pandai mengaji,” kata dia, lalu meminta satu anak punk yang berkopiah membaca salah satu surat pendek Alquran.

mulyanto
EDITOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat