fbpx

Wasiat Allah Sepanjang Masa (Bagian 3)

Wasiat Allah Sepanjang Masa (Bagian 3)

Hadila.co.id—Wasiat Allah sepanjang masa ini melanjutkan pembahasan Wasiat Allah sepanjang masa (Bagian 2) yang akan menjamin keberadaan takwa dalam diri manusia sehingga akan membuat kita terjauh dari jalan kesesatan dan perpecahan.

4. Tidak mendekati perbuatan-perbuatan yang keji (al-fahisyah), baik yang nampak maupun yang tersembunyi.

Terdapat beberapa penafsiran tentang makna al-faahisyah yang dikemukakan oleh para ahli tafsir. Namun, semuanya bermuara pada semua jenis kemaksiatan yang merupakan bentuk pengingkaran kepada Allah, sekecil apa pun jenis kemaksiatan itu. Di antara bentuk kemaksiatan yang paling keji dimuat dalam tiga ayat berikut ini.

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka, ‘Mengapa kamu mengerjakan perbuatan al-faahisyah, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?” (Q.S. Al A’raaf [7]: 80)

“Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu adalah faahisyah (amat keji) dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh).” (Q.S. An-Nisaa [4] 22)

Admin Hadila
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat