Hukum Berkumur dan Istinsyaq ketika Puasa, Batalkah Puasanya?

Hukum Berkumur dan Istinsyaq ketika Puasa, Batalkah Puasanya?

Hadila.co.id – Tampak bersih dan selalu berusaha untuk tetap bersih adalah ciri-ciri muslim yang baik. Banyak cara dilakukan oleh seorang muslim untuk membersihkan diri dari kotoran yang ada dalam tubuh. Diantaranya dengan berkumur-kumur dan menghirup air melalui hidung (istinsyaq) saat berwudhu. Lalu bagaimana jika berkumur-kumur dan istinsyaq ketika puasa?

Seperti diketahui berkumur-kumur dan istinsyaq yang berlebihan memungkinkan air yang masuk mencapai tenggorokan dan lambung kita. Lalu bagaimana jika kita berinstisyaq ketika puasa? apakah istinsyaq ketika puasa dapat membatalkan puasa kita?

Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh dan Mental Seseorang

Dari Laqith bin Shabrah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Bersungguh-sungguhlah berwudhu’ dan gosok-gosoklah antara jari jemari kalian, dan bersungguhlah dalam menghirup air, kecuali jika kalian puasa.”(HR. Abu Daud No. 2366, At Tirmidzi No. 788, katanya: hasan shahih).

Hadits ini menunjukkan bolehnya menghirup air ke rongga hidung, namun makruh jika berlebihan, oleh karena itu Imam At Tirmidzi memberi judul Bab Ma Jaa Fi Karahiyah Mubalaghah Al Istinsyaq Li Shaim (Apa-apa saja yang dimakruhkan, berupa menghirup air bagi orang berpuasa secara berlebihan/mubalaghah).

Makanan Nikmat dan Menyehatkan Favorit Rasulullah saat Berbuka Puasa

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat