Membangun Keluarga Tanpa Stres

Membangun Keluarga Tanpa Stres

Kehidupan mengajarkankepada kita, bahwa ada banyak kejutan, keajaiban, hal di luar dugaan, sesuatu di luar perkiraan, yang bisa terjadi setiap hari. Kebahagiaan, kedukaan,keberuntungan, kemalangan, keberhasilan, maupun kegagalan, bisa terjadi sewaktu-waktu.

Menghindari Stres Berumah Tangga

Karena realitas kehidupan mengajarkan sisi-sisi ketidakpastian, maka kita harus bisa bersikap tepat terhadap ketidakpastian tersebut. Ada dua sikap yang seharusnyakita bangun bersama pasangan agar kehidupan kita terbebas dari stres dan ketidaknyamanan.

Pertama, menguatkan kebersamaan dengan pasangan, agar terjadi suasana saling menjaga dalam kebaikan, saling menguatkan, saling percaya,saling menghargai, saling berproses untuk memperbaiki diri, meningkatkan potensi positif melalui interaksi yang terbuka, nyaman, dan melegakan, sehingga ada perbaikan dari hari ke hari. Jika tidak, yang terjadi adalah ketegangan, kekhawatiran,dan saling curiga yang berlebihan. Stres terjadi lebih karena melewati hidup berumah tangga dengan cara sendiri-sendiri tanpa kebersamaan yang kuat dan menyenangkan.

Kedua, berdamai terhadap ketidakpastian dengan mempersiapkan diri untuk situasi-situasi yang tidak ideal, sehingga tidak menimbulkan tekanan berlebihan saat benar-benar terjadi.

Hidup didunia adalah ketidakpastian. Selalu ada ujian dan cobaan. Tidak selalu menemui mujur, berhasil, menang, dan sesuai harapan. Kita akan cepat mengalami stresjika tidak mau berdamai dengan kondisi-kondisi tidak ideal dari pasangan.Selama masih bernama manusia, pasangan kita pasti banyak memiliki kekurangan, jugamungkin melakukan kesalahan. Kita tidak mungkin menuntut kesempurnaan darinya, karena diri kita juga tidak sempurna di hadapannya.

Berdamai dengan Keadaan

Kemalangan bisa menimpa siapa saja, bahkan pada orang yang sudah sangat berhati-hati sekali pun. Maka menyadari kondisi ketidakpastian dalam hidup ini, hendaknya suami danistri tetap menyiapkan “plafon” yang luas dalam dirinya untuk berdamai dengan situasi dan kondisi tidak diharapkan. Hidup ini tidak selalu linear, bahwa jikasekarang bahagia maka selamanya akan bahagia. Hidup ini serupa misteri, di mana kewajiban kita adalah menjalani dengan sebaik-baik perbuatan yang bisa kitalakukan. Demikian pula dalam kehidupan berumah tangga. Kewajiban kita adalahmenjalani dengan sebaik-baiknya, bersama pasangan tercinta. Menciptakan kebersamaan, menguatkan keharmonisan, menemukan kebahagiaan, menikmati kemesraan, menghadapi segala permasalahan, bersama pasangan.
[Penulis:Cahyadi Takariawan, Trainer dan Konselor di Jogja Family Center. Dimuat diMajalah Hadila Edisi November 2016]

Taufik
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat