Kusambut Hidayah di Bangku Sekolah

Kusambut Hidayah di Bangku Sekolah

Saat aku dipertemukan dengan pasanganku, aku berusaha mencari pekerjaan yang lebih baik. Akhirnya aku mulai meninggalkan karirku sebagai penyanyi dan berpindah kerja. Meskipun sudah berubah, masih banyak yang menilai aku dari sisi buruk. Namun, hal itu tidak membuatku pesimis.

Meminta pada Allah Yang Maha Kaya

Pasanganku mengajariku untuk selalu bersedekah, menyisihkan 2,5% gaji kerjaku. Akupun telah membuktikan keajaiban sedekah. Ketika keadaan menghimpit, alhamdulillah selalu ada jalan. Meskipun itu tak banyak, tetapi tercukupi.

Aku makin bersyukur, dipertemukan dengan orang-orang yang begitu baik di kantor baru. Ketika Ramadan, kami menjalakan ibadah bersama. Seperti tadarus, membaca Alquran bersama dengan saling menyimak. Sejak saat itu pun aku tertarik mengenal Islam lebih dalam.

Muhasabah Diri, Bersyukur dengan Cara Berbagi

Pernah suatu ketika, aku ingin meminjam Alquran yang terjemahan. Namun, justru salah satu teman di kantor mengajakku ke sebuah pusat perbelanjaan. Tertariklah aku untuk membeli Alquran terjemahan. Namun tanpa diduga, ternyata temanku yang begitu baik telah membelikanku Alquran terjemahan.

Sejak membaca Alquran terjemahan, aku menjadi lebih mudah memahami Islam. Terkadang juga berdiskusi dengan teman-teman di kantor yang mayoritas beragama Islam. Aku telah membuktikan bahwa Islam adalah agama yang riil. Ya Allah, kuasa-Mu begitu nyata.

<fi>

 

 

Berita Lainnya

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat