Hukum Salah Menyebut Mahar saat Ijab Qabul, Sah atau Tidak?

Hukum Salah Menyebut Mahar saat Ijab Qabul, Sah atau Tidak?

Hal ini berdasarkan pada firman Allah: “Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [Q.S. An-Nisa’: 24]

Cara Membangun Kembali Kepercayaan Pasangan Kita, Diantaranya dengan Menurunkan Ego

Dari ayat di atas jelas menyebutkan bahwa mahar adalah kewajiban, bukan syarat atau pun rukun nikah. Oleh karena itu cara pembayaran mahar ini juga boleh dibayar tunai saat akad nikah, ditunda hingga akad selesai  atau bahkan dicicil secara berkala tergantung pada kesepatan istri dengan suaminya.

Menyebutkan mahar saat akad nikah berlangsung adalah sunnah, namun dalam pelaksanaannya tidak ada keharusan untuk menyebutkan  kadarnya, bentuk barangnya, dsb. Sebagaimana diriwayatkan oleh Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam juga pernah menikahkan salah seorang lelaki tanpa menyebutkan maharnya.

Penyebab Kita Tidak Puas dan Mudah Iri pada Rumah Tangga Orang Lain

Maka dari itu jika terjadi kesalahan dalam penyebutan mahar ketika akad nikah, mungkin karena grogi, lupa atau sebab lainnya tidak menyebabkan akad tersebut tidak sah selama syarat dan rukun nikah telah terpenuhi. Sehingga kedua belah pihak tidak harus mengulangi akad yang telah dilakukan. Wallahu a’lam bish-showwaab.<>

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat