Cara Membayar Hutang pada Orang yang Tidak Kita Ketahui Keberadaannya Menurut Islam

Cara Membayar Hutang pada Orang yang Tidak Kita Ketahui Keberadaannya Menurut Islam

Kedua, kita dapat menyedekahkan uang itu atas namanya. Hal ini dianalogikan dengan harta temuan yang tidak diketahui pemiliknya. Rasul Saw bersabda, “Barangsiapa menemukan barang temuan yang tidak seberapa seperti baju atau sejenisnya, maka hendaknya ia mengumumkannya selama tiga hari. Barangsiapa menemukan yang lebih dari itu, maka hendaknya ia mengumumkan selama enam hari. Jika datang pemiliknya, maka berikanlah. Jika tidak datang, maka sedekahkanlah. Jika kamu telah menyedekahkannya, lalu datang pemiliknya, maka beritahukanlah kepadanya (bahwa hartanya sudah disedekahkan)”. [HR. Thabrani]

Tips Mengembangan Usaha Advertising

Ketiga, jika kita termasuk orang yang kekurangan, maka  kita boleh menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi yang halal selama kita “betul-betul yakin” seandainya pemilik piutang hadir di hadapan kita ia pasti akan menghibahkan atau merelakannya untuk kita. Rasul Saw bersabda, “Sesungguhnya tidak halal harta seseorang kecuali dengan kerelaan hatinya”.[HR. Ahmad]

Kerelaan hati inilah yang membuat kita boleh memanfaatkan hartanya meski tanpa sepengetahuan dan seijinnya. Abu Bakar ra berkata, ”Bukan saudaraku seseorang yang tidak berani mengambil uang di saku bajuku tanpa sepengetahuanku”.

Itulah beberapa alternatif tindakan yang dapat kita lakukan ketika pemilik piutang tidak jelas tempat tinggalnya. Wallahu a’lamu bishshawab.<>

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat