Stakeholder Solopeduli Sejahtera akan Tercapai dengan Kerja Keras

Stakeholder Solopeduli Sejahtera akan Tercapai dengan Kerja Keras
Ketua Dewan Pembina Solopeduli Danie H Soe'oed (tengah) bersama Angota Dewan Pembina Solopeduli Mulyanto Utoomo dan Ketua Yayasan Solopeduli Sidik Al Anshori.

SOLO, HADILA – Untuk mensejahterakan seluruh stakeholder Solopeduli, perlu diraih dengan kerja keras. Menjelang usia yang ke-20 saat ini, seluruh karyawan yang tergabung dalam Solopeduli grup harus terus meningkatkan profesionalisme.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pembina Solopeduli dalam pertemuan akbar seluruh karyawan Solopeduli Grup bertema National Talent Summit 2019: [Tetap] Produktif di Zona [Tak] Yaman yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Solo, Rabo (2/1/2019).

Danie H Soe’oed mengingatkan, Solopeduli saat ini telah berkembang menjadi organisasi sosial yang kian dipercaya dan dikenal berbagai kalangan. Dengan bebrbagai program sosial kemasyarakatan untuk dhuafa maka dibutuhkan karyawan yang siap berkeja keras.

“Para amil yang melayani kaum dhuafa ini harus orang-orang yang tangguh, berkarekter, disiplin, loyal, ikhlas, dan yang terpenting jujur. Karakter itu tentu akan mewujudkan loyatitas seluruh karyawan untuk meraih tujuan seperti yang telah dicanangkan,” paparnya.

Sebagian karyawan Solopeduli Grup foto bersama dalam kegiatan pertemuan puncak seluruh karyawan Solopeduli Grup di Hotel Sahid Jaya, Solo.

Meski demikian, kesejahteraan mereka juga perlu terus diperhatikan. “Jangan sampai Anda semua ini melayani para dhuafa, anda sendiri termasuk kategori dhuafa. Ini tidak boleh terjadi. Oleh karena itu para pimpinan Solopeduli Grup harus terus memikirkan dan berupaya meningkatkan kesejahteraan kawan-kawan,” kata Danie Soe’oed yang disambut tepuk tangan ratusan karyawan Solopeduli Grup yang hadir dalam pertemuan itu.

Dikatakan, dibanding tahun 1999 ketika Solopeduli pertama kali dibentuk maka saat ini Solopeduli sudah jauh berkembang. “Saya mendapat laporan, sepanjang tahun 2018 saja Solopeduli berhasil menghimpun dana Rp20,9 miliar. Penerima manfaat mencapai 207.533 jiwa, dengan donatur tetap sekitar 30.000-an orang. Ini tentu memerlukan kerja keras agar program-program yang telah dicanangkan bisa terus berjalan.”

Sebagai lembaga diharapkan terus berkembang, dan memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder, menurut Danie Solopeduli memerlukan mitra-mitra yang juga menjadi bagian dari Solpeduli.

Mitra-mitra yang dibentuk di antaranya sebagai unit bisnis ini tentu tidak menggunakan dana dari Solopeduli, namun berasal dari keuntungan usaha lain-lain dan iuran para personel yang dimaksudkan agar selain mensejahterakan dhuafa yang menjadi sasaran kita, namun juga kepada seluruh karyawan yang melayani mereka.

“Semoga di tahun 2019, yang sekaligus menjadi penanda perjalanan Solopeduli selama 20 tahun ini semakin bermanfaat, semakin mensejahterakan semua pihak, baik kaum dhuafa yang menjadi sasaran kita juga seluruh karyawan mitra dan Solopeduli untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik, fidunnya wal akhirah…” pungkas Danie.

1 comment

Berita Lainnya

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos