fbpx

Romantisme Membangun Keluarga

Romantisme Membangun Keluarga

Hadila.co.idRomantisme membangun keluarga bisa jadi sangat sederhana, tapi bisa juga sangat rumit. Lagi-lagi, lingkungan banyak memengaruhi.

Dari kecil, saya sering didongengi proses pertemuan Umak dan Papa (dijodohkan), gita cita SMP Umak, pengorbanan Umak untuk adik-adik dst. Menjadi saksi naik turunnya kekompakan Papa dan Umak. Segala onak dan duri. Tapi, tidak pernah melihat suara dua-duanya lebih keras dari biasa.

Dengan demikian, saya tidak terlalu tertarik punya pacar. Lovie dovie bukan pada kata-kata berbunga, tapi sosok lelaki yang menimbakan air untuk istrinya. Bukan pada janji, ‘Kita akan nikah insyaAllah. Saya akan berjuang meyakinkan Ibu saya, dst..’ lalu memaksakan proses tak jelas sekian bulan, berujung pelarian tak bertanggung jawab. True love adalah, ‘Saya akan datang pada Bapak minggu depan.’

Banyak gadis mensyaratkan kerja mapan, sarjana sebagai syarat calon suami karena yang dicari mereka adalah ‘terjaminnya’ masa depan. Tapi, Pemilik masa depan adalah Allah. Seseorang yang punya karier tinggi bisa jadi berhenti dari pekerjaan, kecelakaan, dst. Lagipula, membangun bersama jauh lebih nikmat.

Admin Hadila
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat