Meneladani Cara Nabi Mendidik agar Anak Menjadi Pribadi yang Sukses dan Beriman

Meneladani Cara Nabi Mendidik agar Anak Menjadi Pribadi yang Sukses dan Beriman

Hadila.co.id – Banyak orang tua di zaman sekarang, sibuk mencari cara mendidik anaknya agar tumbuh menjadi pribadi yang baik, dan sukses di masa depan. Namun kedang orang tua lupa bahwa Allah subhanahu wa ta’ala telah memberikan umat muslim sebaik-baiknya teladan melalui di Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, oleh karena itu kita wajib meneladani cara nabi mendidik anak dan juga cucu-cucunya.

Banyak hadist yang dapat kita baca agar mengetauhi bagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam cara nabi mendidik anak dan juga cucunya.

Dengan meneladani cara nabi mendidik, maka kita bisa menciptakan generasi yang Islami, dan senantiasa berada di jalan Allah. Dengan meniru cara mendidik nabi maka orang tua tidak hanya membesarkannya untuk sukses di dunia namun juga sukses di akhirat kelak.

Pentingnya Mengajarkan Anak untuk Konfirmasi agar Selalu Jujur dan Terbuka

Diantara keberhasilan cara nabi mendidik, kita bisa melihat dari cara beliau mendidik Hasan. Melalui didikan beliau Hasan menjadi sosok yang berpengaruh bagi umat muslim pasca wafatnya Rasul, Hasan menggantikan ayahnya Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu dan menjadi Khilafah setelah ayahnya meninggal.

Bukhari dan Muslim menyebutkan sebuah kisah dalam shahih keduanya. Kisah yang sangat berharga bagi setiap orang tua dan kakek nenek, yang ingin anak cucunya kelak menjadi orang yang baik dan sukses.

Dari Abu Hurairah berkata: Hasan bin Ali mengambil sebutir kurma dari kurma shadaqah. Kurma itu dimasukkan ke dalam mulutnya. Nabi Saw berkata: hekh..hekh…(perintah agar Hasan membuangnya dari mulutnya), Tidakkah kamu tahu kalau kita tidak boleh memakan harta shadaqah? Dalam riwayat Ahmad (Musnad no. 18278) disebutkan: Hasan mengambil kurma shadaqah dan dimasukkan ke mulutnya. Maka Rasulullah mengeluarkannya dari mulutnya.”

Melahirkan Generasi Cemerlang yang Tangguh dan Lebih Baik

Musnad no. 8899 diriwayatkan: Abu Hurairah berkata: Rasulullah kedatangan kurma shadaqah. Beliau pun membaginya. Kemudian menggendong Hasan atau Husain di pundaknya. Air liurnya mengalir mengenai beliau.

Nabi melihatnya, ternyata Hasan sedang mengulum kurma. Nabi menggerak-gerakkan pipinya dan berkata: Buang nak, tidakkah kamu tahu bahwa keluarga Muhammad tidak memakan shadaqah. Abu Muslim al Kajji (Fathul Bari 3/355, MS) menambahkan dalam riwayatnya bahwa Nabi memukul-mukul rahangnya.

Riwayat-riwayat di atas saling melengkapi. Di mana Rasulullah sedang berada di masjid dengan para sahabatnya di antaranya Abu Hurairah ra. Saat itu Nabi sedang membagi kurma shadaqah yang baru datang untuk yang berhak menerimanya.

Anak Belajar Mencuri, Orang tua Wajib Lakukan 5 Hal Ini agar Anak Berhenti

Setelah selesai membagikan, Nabi pun pergi menggendong Hasan sang cucu di atas pundaknya. Nabi merasakan air liur Hasan mengalir menetes ke beliau. Nabi pun memperhatikannya. Ternyata Hasan sedang mengulum kurma shadaqah. Nabi tidak menyadari bahwa Hasan telah memasukkan kurma shadaqah ke dalam mulutnya. Maka Nabi pun segera berkata kepada Hasan: “Hekh…hekh…hekh…, buang nak!”

Hasan tidak kunjung mengeluarkannya. Sehingga Nabi pun menggerak-gerakkan pipi Hasan dan memukul-mukul ringan rahangnya agar kurma itu dikeluarkan. Hingga Nabi pun mengeluarkan kurma itu dari mulut Hasan. Dan Nabi menjelaskan: “Tidakkah kamu tahu bahwa kita keluarga Muhammad tidak boleh memakan shadaqah.”

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat