fbpx

Menciptakan Chemistry Penyatuan Suami Istri

Menciptakan Chemistry Penyatuan Suami Istri

Hadila.co.id — Dalam kehidupan sehari-hari, suami dan istri saling berinteraksi dalam suasana yang unik dan khas. Tidak sama dengan corak interaksi yang terjadi di dalam perusahaan atau organisasi. Suami dan istri adalah dua jiwa, dua nyawa, dua tubuh, dua otak, dua hati, dua pikiran, dua perasaan, dua cara pandang, dua keinginan, dua visi, dua misi, dua cita-cita yang dicoba disatukan. Menyatunya dua bagian yang berbeda dalam satu wadah bernama keluarga, tentu peristiwa yang sangat unik.

Kenyatannya, banyak pasangan suami istri yang proses penyatuannya tidak berjalan mulus, walau kehidupan rumah tangga mereka sudah berjalan lama. Lima tahun, sepuluh tahun, bahkan ada yang sudah dua puluh tahun berumah tangga, tetapi rasanya tidak juga segera menyatu. Bahkan terasa semakin menjauh saja satu dengan yang lainnya. Suami berada di suatu tempat dan istri di tempat lainnya. Tidak semakin mendekat namun semakin kukuh dan kokoh mempertahankan ego masing-masing.

Untuk bisa menyatukan dua bagian yang tidak sama ini, memerlukan sebuah rumus chemistry tertentu yang unik dan khas. Berbeda antara satu pasangan dengan pasangan lainnya. Setiap pasangan suami istri harus berusaha menemukan rumus “chemistry penyatuan” jiwa di antara mereka, agar semakin lama hidup berumah tangga, akan semakin mesra, semakin kompak, semakin kokoh ikatannya, semakin cinta, semakin sayang, semakin mudah mengerti, dan semakin mudah memahami.

Semakin tua usia pernikahan mereka, harus membuat suami dan istri semakin mudah menyelesaikan masalah, semakin mudah menghindari konflik, semakin mudah menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk mencapai kebahagiaan bersama dalam keluarga.

Kegagalan Menemukan “Chemistry Penyatuan”

Suami dan istri harus selalu berusaha untuk menemukan rumus “chemistry penyatuan” di antara mereka. Walaupun laki-laki dan perempuan memang banyak perbedaan, bukan alasan untuk tidak bisa menemukan chemistry kesatuan hati, pikiran, dan perasaan. Suami dan istri harus selalu sadar untuk berproses bersama menuju pencapaian chemistry penyatuan.

chemsistry suami istri

Keluarga yang belum menemukan chemistry penyatuan, bahkan semakin menjauh dari chemistry, bisa dilihat dan dirasakan dari lima gejala yang muncul di antara suami dan istri, sebagai berikut.

Satu, mudah tersulut konflik. Hanya karena hal-hal sederhana dan sepele, membuat suami dan istri terlibat cekcok serta konflik. Banyak konflik tidak produktif dan tidak semestinya terjadi dalam keluarga mereka.

Dua, sering salah paham. Setiap pembicaraan dan komunikasi, tidak berujung kepada pengertian, tetapi justru menimbulkan kesalahpahaman. Akhirnya membuat mereka malas berkomunikasi.

Redaksi
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat