Komunikasi Suami Istri di Era Teknologi

Komunikasi Suami Istri di Era Teknologi

Hadila.co.id Komunikasi suami istri menjadi hal yang terpenting bagi kelanggengan rumah tangga. Pada zaman cyber ini, komunikasi sudah sangat mudah dengan berbagai fitur yang disediakan oleh teknologi.

Dengan smartphone dan gawai canggih, komunikasi suami istri menjadi semakin lancar dan mudah. Namun, dibalik itu ada sisi bahayanya. Misalnya saat Anda mengirim pesan kepada pasangan melalui SMS, WhatsApp (WA), Line, Telegram, BBM atau fitur komunikasi lainnya, kemudian pasangan Anda tidak membalasnya, atau membalas dalam jangka waktu yang sangat lama, bagaimanakah perasaan Anda? Tidak nyaman? Atau bahkan menyakitkan?

Beberapa fitur komunikasi, seperti WA, sudah memberikan informasi lengkap tentang kapan terakhir dilihat, apakah sedang online atau tidak, apakah pesan sudah sampai atau belum, apakah pesan sudah dibaca atau belum. Bahkan ketika sedang mengetik pun, sudah diinformasikan. Informasi lengkap ini membuat tidak ada yang bisa disembunyikan.

Untuk menghindari berbagai kesalahpahaman dan ketidaknyamanan dalam berkomunikasi melalui teknologi dengan pasangan, semestinya kedua belah pihak selalu menjaga etika komunikasi.

Berikut 10 etika membalas pesan pasangan saat melakukan komunikasi melalui teknologi:

Satu, segera balas pesan pasangan Anda, walau hanya dengan jawaban singkat agar tidak terlupa dan tidak menimbulkan dugaan berlebihan. Meski jawaban singkat, sudah menandakan adanya “quick respon” sehingga pasangan merasa diperhatikan dan diutamakan.

Balasan pendek (bahkan meski dengan emoticon atau tanda jempol sekali pun) tetapi dilakukan dengan cepat, sudah sangat memadai dibanding jawaban panjang tapi sangat lama melakukannya. Dengan jawaban cepat pasangan merasa nyaman karena mengetahui Anda memerhatikan dan mengutamakannya.Lebih dari itu, pasangan mengerti bahwa pesan sudah sampai dan sudah Anda pahami.

Dua, beritahukan jika Anda belum sempat menjawab pesan dari pasangan yang memerlukan balasan panjang. Dengan demikian pasangan Anda tidak cemas dan gelisah menunggu jawaban. Dia mengerti bahwa pesan sudah sampai kepada Anda hanya saja Anda belum sempat menjawab lengkap.

Tiga, selalu gunakan kalimat yang positif dan menyenangkan perasaan pasangan. Kalimat positif yang dimaksud adalah kalimat yang mengandung makna dan rasa kebaikan. Contoh kalimat positif adalah yang mengandung pengertian, pemahaman, permaafan, pujian, doa, dan sebagainya. Kalimat positif akan mengirimkan emosi positif dan menimbulkan perasaan nyaman pada pasangan.

Empat, hindari kalimat negatif dan menyakiti hati pasangan. Kalimat negatif yang dimaksud adalah kalimat yang mengandung makna dan rasa yang negatif. Contoh kalimat negatif adalah yang mengandung emosi, tuduhan, caci maki, dan kemarahan. Kalimat negatif akan mengirim emosi negatif, pasangan menjadi tidak nyaman, menimbulkan permasalahan, atau bahkan memperparah permasalahan yang sudah ada sebelumnya.

Admin Hadila
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat