Keluarga Wafat Meninggalkan Hutang Puasa, Kerabat Harus Bagaimana?

Keluarga Wafat Meninggalkan Hutang Puasa, Kerabat Harus Bagaimana?

Hadila.co.idApa yang harus dilakukan oleh seseorang apabila ada keluarganya yang sudah wafat meninggalkan hutang puasa di masa hidupnya? apa yang harus dilakukan? apakah membiarkannya? atau meng-qadha? atau justru harus membayar fidyah untuk almarhum/almarhumah?

Tak jarang seseorang wafat dengan meninggalkan hutang pada orang lain, di saat pemakaman pun kerabat keluarganya juga tak lupa menanyakan apakah almarhum/almarhumah masih memiliki hutang pada orang-orang yang hadir takziah. Lalu bagaimana jika wafat meninggalkan hutang puasa?

Tapi pernahkah terfikir oleh keluarga atau kerabat, apakah almarhum/almarhumah masih memiliki hutang puasa pada Allah Swt?

Tidak Semua Penyakit bisa Menjadi Udzur Puasa, Sakit Seperti Apa yang Boleh Tidak Puasa?

Ada baiknya seorang muslim tidak menyepelekan hal ini, apabila hutang dengan manusia saja harus dibayar, lalu bagaimana hutang pada Allah? bukankah Allah lebih layak?

Berikut hal yang harus dilakukan oleh seorang muslim apabila ada keluarganya yang meninggal dan masih meninggalkan hutang puasa.

Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah mengatakan: “Menurut mayoritas ulama seperti Abu Hanifah, Malik, dan yang masyhur dari Asy Syafi’i, bahwa walinya tidaklah berpuasa qadha untuknya, tetapi memberikan makan sebanyak satu mud untuk setiap harinya.”

5 Tips Ngabuburit Asyik Bersama Buah Hati

Bachtiar
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat