fbpx

Digaji Besar, Imam Masjid Indonesia di Luar Negeri Harus Mampu Berdakwah

Digaji Besar, Imam Masjid Indonesia di Luar Negeri Harus Mampu Berdakwah

Hadila.co.id — Zaman telah berubah. Saat ini imam masjid sudah menjadi semacam profesi, khususnya di masjid-masjid besar. Tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di berbagai penjuru dunia. Banyak orang Indonesia yang dikirimkan ke luar negeri guna menjadi imam di masjid-masjid yang ada di sana. Para imam masjid tersebut digaji layaknya pekerja kantoran.

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin mengatakan, imam-imam masjid yang telah dikirimkan ke luar negeri tidak hanya bisa menghafal Alquran, tetapi juga mampu memberikan ceramah. Dalam ceramahnya tersebut, para Imam Indonesia diharapkan bisa menularkan ajaran Islam Indonesia yang rahmatal lil alamin.

Menurutnya, harapan tersebut juga telah disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. “Keinginan Pak Menteri supaya imam-imam masjid yang dikirim ke sana (luar negeri) juga bisa ceramah, mengisi pengajian-pengajian, menjelaskan tentang Islam di Indonesia—paling tidak bagaimana Islam rahmatal lil alamin, dakwah dengan bijak dengan damai,” ujarnya seperti dikutip republika.co.id, Senin (16/10).

Seperti diketahui, saat ini ada 14 hafiz Indonesia yang telah dikirimkan Kementerian Agama untuk menjadi imam di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Selain itu, sebelumnya beberapa hafiz juga telah dikirimkan ke beberapa negara lain untuk menjadi imam masjid. Muhammadiyah Amin mengungkapkan gaji imam masjid Indonesia yang ditempatkan di luar negeri tersebut mencapai Rp 25 juta-30 juta per bulan. Tidak hanya itudi sana para imam Indonesia juga mendapatkan fasilitas tambahan dengan kontrak selama dua tahun.

Redaksi
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat