• Amal Ibadah Berkelanjutan

    Amal Ibadah Berkelanjutan0

    يَا عَبْدَ اللَّهِ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ  “Wahai Abdullah, janganlah engkau seperti si Fulan itu, dulu dia bangun malam, kemudian dia meninggalkannya.” Matan hadis ini shahih. Terdapat dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab At-Tahajjud, Bab Ma Yukrahu Min Tarki Qiyam Al-Lail Liman Kana Yaqumuhu: 1152. Terdapat dalam Shahih Muslim (dengan lafal

    READ MORE
  • Sayangi Anak-Anak, Hormati Orang Tua

    Sayangi Anak-Anak, Hormati Orang Tua0

    “Bukan termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi anak-anak dan tidak menghormati yang tua di antara kami.” Matan hadis ini terdapat dalam Sunan At-Tirmidzi, Kitab Abwab Al-Birr Wa Ash-Shilat, Bab Ma Ja-a Fi Rahmat Ash-Shibyan: 1919. Menurut Al-Albani hadis ini shahih. (lihat Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir Wa Ziyadatih: 5445). Ini merupakan taujih nabawi (arahan Nabi) yang

    READ MORE
  • Tak Ada Gading yang Tak Retak   

    Tak Ada Gading yang Tak Retak  0

    “Semua manusia banyak bersalah. Sebaik-baik yang banyak bersalah ialah orang-orang yang banyak bertobat.” Matan hadis ini terdapat dalam Sunan Tirmidzi pada Kitab Abwab Shifat Al-Qiyamat War-Raqaiq Wal-Wara’, Bab ke-49: 2499. Terdapat juga dalam Sunan Ibnu Majah pada Kitab Az-Zuhd , Bab Dzikr At-Taubah: 4251. Al-Albani menilai bahwa hadis ini berderajat hasan. (lihat Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir:

    READ MORE
  • Di Surga Bersama Orang Tercinta

    Di Surga Bersama Orang Tercinta0

    “Engkau bersama orang yang engkau cintai.”  Matan hadis ini terdapat dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Imam Bukhari meriwayatkannya pada beberapa tempat, diantaranya dalam Kitab Ashhaab An-Nabiy Sallaahu ‘Alaihi Wasallam, Bab Manaaqib ‘Umar bin Al-Khaththab: 3688; Kitab Al-Adab, Bab ‘Alaamat Hubb Allaah ‘Azza Wajalla: 6171; dan Kitab Al-Ahkaam, Bab Al-Qadhaa’ Walfutyaa Fi Ath-Thariiq: 7153. Imam

    READ MORE
  • Siapakah Mukmin Paling Hebat?

    Siapakah Mukmin Paling Hebat?0

    Oleh Tamim Aziz, Lc., M.P.I. (Pengasuh Pondok Pesantren Ulin Nuha, Tegal, Jawa Tengah)   إِنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ؟ قَالَ: أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا. قَالَ: فَأَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ؟ قَالَ: أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لَهُ اسْتِعْدَادًا، أُولَئِكَ الْأَكْيَاسُ. “Sesungguhnya seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Saw, “Siapakah mukmin yang paling utama?” Rasulullah Saw

    READ MORE
  • Membangun Kekayaan Jiwa

    Membangun Kekayaan Jiwa0

    Rasulullah Saw bersabda, “Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya materi, akan tetapi kekayaan (yang sesungguhnya) adalah kekayaan jiwa.” [HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Ra]. Hadits ini shahih diriwayatkan Bukhari dalam Ar-Riqaq (11/6446) dan Muslim dalam Az-Zakah (2/120/726). Dalam hadis ini Rasulullah Saw menjelaskan dua macam kekayaan. Kekayaan materi yang ditandai dengan banyaknya fasilitas materi

    READ MORE
WhatsApp chat