4 Syafaat Alquran bagi Para Penjaganya

4 Syafaat Alquran bagi Para Penjaganya

Hadila.co.id — Allah Swt telah menjaga Kitab Suci Alquran lewat dua cara; tulisan mushaf dan dada para penghafal Alquran. Di anatara keduanya, penjagaan yang paling kukuh adalah lewat dada-dada para penghafal dan pengkajinya, karena mushaf-mushaf Alquran bisa saja punah dari masa ke masa atau dari suatu negeri tertentu dengan faktor peperangan atau lainnya.

Hal itu disampaikan Pembimbing Tahfidz Yayasan Darul Qur’an Indonesia Syekh Muhammad Ali Jaber dalam acara Tablig Akbar yang diadakan oleh Takmir Masjid Ngemplak bekerja sama dengan PPPA Darul Qur’an dan Forum Komunikasi Ustaz (FOKUS) Ngemplak di Masjid Bilfadlilah Sawahan, Ngemplak, Boyolali, Rabu (16/10).

Syekh Muhammad Ali Jaber menjelaskan bahwa Alquran adalah kitab Allah Swt yang sangat istimewa. Keistimewaan ini tidak dimiliki oleh kitab-kitab sebelum Alquran, seperti Taurat, Injil, dan Zabur.

Salah satu keistimewaannya adalah ia mampu memberikan syafaat kepada pembacanya. Oleh sebab itu, Nabi Saw menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak membaca Alquran agar kelak mendapatkan syafaat Alquran, “Bacalah Alquran, sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.

Hadis ini diperkuat oleh hadis lainnya yang menyatakan bahwa kelak (di hari kiamat) Alquran akan datang memohon secara langsung kepada Tuhannya agar menganugerahkan kepada pembacanya sebuah mahkota kemuliaan.

Kemuliaan ini tidak didapatkan oleh seseorang kecuali bagi yang gemar dan memperbanyak membaca Alquran. Nabi bersabda, “Kelak di hari kiamat Alquran akan datang, seraya memohon kepada Tuhannya, ‘Wahai Tuhan, pakaikanlah kepadanya (pembaca Alquran)!Kemudian ia dipakaikan mahkota kemuliaan. Kemudian ia memohon kembali, ‘Wahai Tuhan, tambahkanlah!’ Kemudian dipakaikan pakaian kemuliaan. Kemudian ia memohon lagi, ‘Wahai Tuhan, ridailah ia!’ Kemudian Allah pun meridainya. Maka ia berkata: bacalah dan naiklah. Sebab setiap satu ayat akan dilipatkan satu kebaikan.” [H.R. Imam Turmudzi]

Dari kedua hadis di atas, dapat dipahami bahwa kebenaran syafaat Alquran kelak di hari kiamat memang nyata dan tidak terbantahkan. Meskipun demikian, untuk mendapatkan syafaat Alquran, seseorang harus memiliki hati yang terikat kuat dengan Alquran, menjadikan Alquran sebagai petunjuk, pemimpin, dan pedoman dalam hidupnya.

“Tapi, apabila Alquran hanya dijadikan penghias dinding dan lemari, tidak diamalkan isi kandungannya, maka ia akan menarik pemilik dan pembacanya ke dalam kobaran api neraka,” ujar Syekh Muhammad Ali Jaber.

Selanjutnya, ia menerangkan bahwa di antara sekian jenis syafaat Alquran tersebut adalah:

Pertama, Alquran sebagai pemberi syafaat untuk masuk surga

Dalam sebuah hadis Rasulullah Saw bersabda, “Bacalah Alquran karena Alquran akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafaat bagi yang membacanya (dengan tadabur dan mengamalkannya). Bacalah al-Zahrawain (dua cahaya) yaitu surah Al-Baqarah dan Ali ‘Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan, atau seperti dua cahaya sinar matahari, atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya, keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surah tersebut.” [H.R. Muslim]

Syekh Muhammad Ali Jaber  menjelaskan bahwa hadis ini merupakan motivasi dan perintah agar kita terus membaca Alquran. “Ia (Alquran) memberikan syafaat bagi penjaganya, yaitu orang-orang yang selalu membacanya, berpegang teguh dengan kandungannya, melaksanakan perintahnya, dan menjauhi larangannya,” jelasnya.

Ibnu
AUTHOR
PROFILE

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

WhatsApp chat